Review Buku: Kios Pasar Sore - Reda Gaudiamo
Haloo semua, kali ini aku akan mencoba me review buku karya bu Reda Gaudiamo. Ini adalah kali pertama aku me review sebuah buku, padahal aku sendiri juga belum banyak referensi buku bacaan wkwk. Tapi gapapa, biar blog di web ini ada isinya aku bakal coba tulis apa aja yang sekiranya bisa kutulis. Oiya, semua tulisan isi tulisan ini bersifat opini pribadi dan tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun, ya!. Oke, back to topic. Kios Pasar Sore merupakan buku yang berisikan kumpulan kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh Reda Gaudiamo. Buat yang belum kenal, bu Reda Gaudiamo adalah orang dibalik cerita dari film Na Willa. Bagi yang masih belum tauu, Ibu Reda juga aktif di sosial media dan menjadi Ibu online buat followersnya. Buku ini berisi cerita-cerita pendek yang disajikan dengan unik dan sederhana. Kita seakan dibuat sadar, bahwa dibelahan dunia ini, ada cerita yang mungkin tak pernah kita dengar, bahkan mungkin memang tak pernah kita sadari. Walaupun cerita yang ditulis di buku ini merupakan cerita fiksi. Akan tetapi, cerita di buku ini menggunakan latar dan tempat yang asli di Indonesia. Jadi kita bisa merasakan suasana dan perasaan yang ada di dalam cerita, kita juga bisa saja merasa relate dengan kejadian-kejadian yang tertulis di salah satu cerita. Cerita di buku ini juga bisa saja merupakan pengalaman yang dimiliki oleh bu Reda. Atau, bukan tidak mungkin kita bisa saja pernah atau akan mengalami kejadian yang ada di salah satu cerita, atau melihat orang lain yang serupa dengan salah satu cerita. Buku ini ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Cocok dibaca untuk mengisi waktu luang atau sekedar jika ingin punya bahan bacaan. Saran ku sih, jangan di push baca buku ini langsung sampe selesaii. Tapi, dibaca pelan-pelan saja. Satu hari satu cerita, mungkin sudah bisa untuk menemani hari. Walaupun judulnya Kios Pasar Sore, buku ini tidak menceritakan kisah-kisah yang ada di pasar atau sekitar nya. Karena, aku juga mengira awalnya, bahwa buku ini menceritakan kisah-kisah yang ada di pasar dan sekitarnya wkwk. Buku ini pertama kali aku tahu adalah saat seorang infuencer tiktok/instagram yang aku lupa namanya siapa, mereview dan merekomendasikan buku ini. Saat itu aku tertarik dengan buku ini karena sepertinya menyajikan bacaan yang unik. Awalnya, aku tidak tahu siapa penulis dari buku ini. Karena buku ini juga sebenarnya merupakan pemberikan dari orang tersayang pada saat hari ulang tahunku. Aku pernah bercerita padanya bahwa aku ingin membeli buku ini karena sepertinya menarik. Lalu, tiba-tiba saja saat hari ulang tahunku dia memberiku hadiah istimewa yang ternyata isinya sebuah buku catatan kecil, cokelat, dan buku ini. Baru kemarin. Senin, 29 Juni 2026. Aku selesai membaca buku ini. Agar hasil bacaan ku tidak hilang begitu saja, dan juga agar ada hasil yang ku keluarkan dari buku yang pernah aku baca. Aku mencoba membuat review buku-buku yang pernah dan akan kubaca nanti. Yah, walaupun aku tidak tahu pasti apakah memang ini cara yang efektif. Setidaknya, aku bisa mengisi kekosongan blog dari website ini dan berlatih skill menulis. Mungkin itu saja, review singkat dari buku karya Ibu Reda Gaudiamo berjudul “Kios Pasar Sore”. Terima kasih.
Pendahuluan
Hai, disini aku cuma mau sharing latar belakang pembuatan website ini. Jadii, duluu, tahun lalu mungkin tepatnya, aku sudah kepikiran buat punya website pribadi. Dari SMK sih, tapi waktu itu belom terlalu perl dan belum jago jadi gak pernah di realisasiin. Nah akan tetapi sekarang akhirnya telah terealisasii wkwkwk. Tahun lalu aku sudah bikin menggunakan react yang mana sudah sekitar 70% sihh kalo ngikutin rencana awal. Kurang lebih mirip kaya yang sekarang. Dan waktu itu bikinnya ga pake AI, kenapa? karena ini website pribadi jadi pengennya sih yang bener-bener personal wkwkwk. Tapiiii, projectnya mangkrak, hingga akhirnya aku lanjutinn dan sekarang udah deploy wkwkwk, tulisan ini persis ditulis setelah website ini barusan di deploy untuk pertama kalii. Kenapa baru dilanjutin? jujurrr, sebelum-sebelumnya saya malas wkwkwk, jadinya projectnya mangkrak. Tapii, perihal yang melatar belakangi gueh melanjutkan website inii adalah karena waktu itu muncul poster lomba web design di feed igeh dari idwebhost, dan aku iseng-iseng daftar, padahal ga pernah design web atau semacamnya. Kebetulann di form pendaftarannya itu salah satu pilihan tema websitenya adalah website personal. Jadi tambah semangat dong gueh jadinya, karena keinget dengan project website personal yang mangkrak setahun. Di samping itu, waktu itu juga aku lagi kepengen nulis, yaaa walaupun tulisannya cuman keluh kesah doang wkwkwk, sebenernya biar aku bisa menuangkan cerita/pikiran/keluh kesah ku lewat tulisan aja sih, biar punya hobi baru yang produktif, nah, aku pengennya tulisan ku itu bisa dilihat orang lain (walau ga yakin ada yang minat bacanya) di website pribadi, tapi karena website nya masih mangkrak, jadinya aku cuman nulis di medium yang cuman ku jadiin draft, biar yang penting keiinginan menulisnya ada dulu, dengan niat sambil lanjutin website mangkrak ini, kebetulan sekali momentumnya pas dengan lomba web design itu, itulah yang bikin aku akhirnya yakin buat daftar lomba ituu. Niatnya sih biar punya semangat lanjutin websitenya wkwkwk, makanya jadi daftar lombanya waktu itu. Tapi ada satu hal yang waktu itu bikin males ngerjain lagi, ternyata, lombanya wajib pake wordpress😭, baru sadar pas udah daftar, karena aku belum pernah bikin pake wordpress wkwkwk. Jadinya aku niatnya mau belajar wordpress dulu dan mau ga mau website pribadi ini gajadi di barengin sama lombaa. Nahh pas waktu aku lagi belajar dan cari-cari cara mudah buat bikin web pake wordpress, muncul email notifikasi di hp yang isinya invoice pembayaran di website idwebhost, karena seingetku aku ga ada beli sesuatu, langsung aku cek dongg emailnyaa, ternyata isinya adalah invoice pembelian domain, dan setelah aku cek email nya ternyata peserta lomba web design yang aku ikuti itu dikasih domain .my.id gratis (jujur gatau), makin semangat lah buat nyelesaiin projectnya, sampailah akhirnya h-3 penutupan, dan aku belum bikin sama sekali😭, karena selama itu progress belajar nya ga lanjut-lanjut, selain karena ada kesibukan lain, yang kupelajari waktu itu juga salahh menurutkuuu, karena aku ga mempelajari dari dasar tentang wordpress, tapi langsung ke prakteknya, sebenernya bisa aja sih mempelajari langsung ke praktiknya, tapi malah bikin ga enjoy belajarnya karena banyak hal yang belum aku ketahui, gituu lahh pokoknyaa, jadinya pas penutupan, aku belum submit sama sekali hasil lombanya hehe. Karena lombanya udah selesai walaupun aku ga submit, aku langsung mengganti niatku jadi lanjutin website yang mangkrak ini, selain karena biar bisa nulis, aku juga ga mau menyianyiakan domain gratis yang didapat dari lomba ituu. Mulailah aku buka dan liat-liat project ku yang lama. Sebelum aku lanjut projectnya, aku terlebih dahulu mencari referensi tech stack apa yang paling cocok untuk pengerjaan website nya, karena aku ga mau gonta ganti ketika web nya udah deploy. Nah sebelumnya website yang kubuat ini dibuat menggunakan library React.js. Akan tetapi karena aku pengen tech stack yang dipake adalah tech stack yang modern dan bisa buat aku belajar, akhirnya aku migrasi website ini ke Next.js, yaa walaupun tampilan web nya simpel dan minimalis, tapi yang penting aku punya tempat buat bisa memajang diriku aja sihh wkwkwk. Kenapa ke Next.js? karena aku emang kepengen belajar Next.js jugaa, penasaran karena sering disebut beberapa temenku wkwkwk. Selain itu karena aku juga udah brainstorm dengan ei ai juga dan rekomendasi stack yang selalu muncul yaa Next.js. Overkill sih, tapi gpp. Singkat cerita, aku menghabiskan waktu sekitar 3-4 harian buat nyelesaiin website ini, terhitung dari 16 Juni 2026 sampe hari ini 18 Juni 2026, karena aku ngerjain ini disaat ada waktu luang hehe. Sampai akhirnya hari ini web nya di deploy, pastinya aku pake domain gratis yang udah dikasih dari lomba waktu ituuu, dan setelah web nya udah live, saya sangat senang karena sudah punya website portofolio wkwkwk, setelah web nya live, aku langsung bikin tulisan ini bisa halaman blog ada isinya wkwkwk. Dan yesss, akhirnya tulisan ini selesai. Aku nulis ini tanpa sunting, langsung tulis-tulis ajaa apa yang ada di kepala. Makanya ada yang pake aku, gue, gueh, bahkan saya. Nada tulisannya juga beda-beda sesuai mut wkwkwk. Dan tulisannya juga pake bahasa santai dicampur bahasa-bahasa baku dikit. Biar lebih enak aja dan lepas aja ceritanya, di dunia nyata juga biasanya aku gituu, kan? wkwkwk. Cukup dah, sampe sini aja, terima kasihhh yang sudah baca sampe akhir. Semogaa dengan nulis ini bisa jadi awal buatku biar rajin nulis serta jadi inspirasi buat kalian yang baca. Aamiin. Tapiiii, kalo diinget-inget lagi, kayaknya tujuan ku bikin website pribadi dari awal dulu emang karena biar punya tempat nulis deh….